Musik

Kamis, 25 Februari 2016

MAKALAH

MAKALAH

Di sini saya akan memberikan contoh makalah sederhana. Bagi kaum terpelajar terutama pelajar tingkatan SMP dan seterusnya akan merasa tidak asing lagi dengan yang nama nya Makalah. Makalah adalah karya tulis yang memuat pemikiran tentang suatu masalah atau topik tertentu yang ditulis secara sistematis dan runtut dengan disertai analisis yang logis dan objektif. Kalau begitu kalian bisa melihat contoh makalah berikut ini.

Makalah Ilmu Pengetahuan Alam
SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA & ATOM,ION, DAN MOLEKUL

Disusun oleh : KELOMPOK 1 * Kelas VIII-F
Ketua : *RIKEU RELAWATI
Anggota : *LEONIKA MAHADENA PUTRI
*TRI GUSTIA HERNANDA
*CANDRA BUDIANA
*NOVIK SYARIFFUDIN
SMP Negeri 1 Kadipaten
Tahun Ajaran 2014/2015


KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum wr. wb.

           Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Atas berkat rahmat dan kasih-Nya, atas kesehatan yang kami terima serta petunjuk-Nya lah kami diberi kemudahan dan kelancaran dalam membuat makalah untuk tugas Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang telah kami rangkai sedemikian mungkin.
          Kami menyadari kekurangan-kekurangan pada makalah kami ini, namun kami menyajikan makalah kami ini dengan semaksimal mungkin. Karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah kami ini.
Harapan kami, semoga makalah ini membawa banyak manfaat bagi kita semua, setidaknya memberi sedikit informasi tentang hal-hal yang belum kita ketahui.
Akhir kata, kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam proses pembuatan makalah ini. Khususnya kepada guru IPA kami, Ibu Wiwin Sumiati S.Pd. Juga kepada rekan-rekan satu kelompok yang telah bekerja sama satu sama lain dalam pembuatan makalah ini.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.



DAFTAR ISI

Kata pengantar.........................................................................
Daftar isi..................................................................................
BAB 1 Sistem Peredaran Darah pada Manusia
A. Darah..................................................................................
B. Alat Peredaran Darah.........................................................
C. Gangguan pada Sistem Peredaran Darah...........................
BAB 2 Atom, Ion, dan Molekul.............................................
A.  Atom...................................................................................
B.   Molekul…..........................................................................
C.    Ion.......................................................................................









BAB 1
SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA
A.  Darah
Darah merupakan alat transportasi atau alat pengangkutan yang paling utama dalam tubuh kita. Ada beberapa fungsi penting darah bagi tubuh, yaitu sebagai berikut.
1.      Mengangkut sari-sari makanan dari usus dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.
2.      Mengangkut oksigen dari paru-paru serta mengedarkannya ke seluruh tubuh dan juga mengambil karbon dioksida dari seluruh tubuh untuk dibawa ke paru-paru.
3.      Mengangkut hormone dari pusat produksi hormone ke tempat tujuannya di dalam tubuh.
4.      Mengangkut sisa-sisa metabolism sel untuk dibuang di ginjal.
5.      Menjaga kestabilan suhu tubuh. Suhu tubuh manusia tetap, yaitu berkisar antara 36ᵒC sampai 37ᵒC.
6.      Membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh.
1.   Komposisi Darah
Darah memiliki komposisi yang terdiri atas sekitar 55% cairan darah (plasma) dan 45% sel-sel darah. Terdapat tiga macam sel darah, yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit).
a.   Plasma Darah
Sekitar 91% plasma darah terdiri atas air. Selebihnya adalah zat terlarut yang terdiri dari protein plasma (albumin, protrombin, fibrinogen, dan antibody), garam mineral, an zat-zat yang diangkut darah (zat makanan, sisa metabolisme, gas-gas, dan hormone). Fibrinogen yang ada dalam plasma darah merupakan bahan penting untuk pembekuan darah jika terjadi luka.
b.      Sel-Sel Darah
Sel-sel darah pada manusia, terdiri atas sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit).
1)       Sel Darah Merah (eritrosit)
Darah berwarna merah karena adanya sel-sel darah merah. Sel darah merah berbentuk bulat gepeng yang kedua permukaannya cekung. Sel darah merah mengandung Hemoglobin, Hemoglobin (Hb) merupakan protein yang mengandung zat besi. Fungsi hemoglobin adalah untuk mengikat  oksigen dan karbon dioksida dalam darah. Hemoglobin berwarna merah, karena itu sel darah merah berwarna merah.
2)       Sel Darah Putih (leukosit)
Sel darah putih sesungguhnya tidaklah berwarna putih, tetapi jernih. Sel darah putih bentuknya tidak teratur atau tidak tetap. Fungsi sel darah putih adalah untuk menjaga.  Sel darah putih memiliki inti sel tetapi tidak berwarna atau tidak memiliki pigmen. Berdasarkan zat warna yang diserapnya dan bentuk intinya sel darah putih dibagi menjadi lima jenis, yaitu basophil, neutrophil, monosit, eosinofil, dan limsofit.
3)       Keping Darah (trombosit)
Keping darah berbentuk bulat atau lonjong. Ukuran keping darah lebih kecil daripada sel darah merah. Jumlahnya kurang lebih 300.000 pada tiap 1mm3 darah. Keping darah hidupnya singkat, hanya 8 hari. Keping darah berfungsi pada proses pembekuan darah.
2.      Golongan Darah
Salah satu sistem penggolongan darah yang banyak digunakan adalah sistem AOB. Berdasarka sistem ini darah dikelompokkan menjadi 4 golongan darah, yaitu golongan darah A,B, AB, dan O.
B.    Alat Peredaran Darah
Darah dapat mengalir di dalam tubuh karena ada mesin pemompanya, yaitu jantung. Di dalam tubuh, darah senantiasa berada di dalam pembuluh-pembuluh darah, baik itu pembuluh yang besar maupun pembuluh yang kecil.
1.      Jantung
Jantung terletak dalam rongga dada agak sebelah kiri, di antara paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Massanya kurang lebih 300 gram, besarnya seberas kepalan tangan. Jantung memiliki fungsi untuk memompa darah.
Jantung manusia terbagi atas empat ruangan, yaitu serambi kanan dan serambi kiri serta bilik kiri dan bilik kanan. Bagian bilik (ventrikel) jantung berdinding lebih tebal dibandingkan serambi (atrium) jantung. Hal ini berhubungan dengan fungsinya untuk memompa darah ke seluruh tubuh sehingga harus lebih kuat. Adapun dinding bilik kanan lebih tipis karena fungsinya hanya memompakan darah ke paru-paru.
2.      Pembuluh Darah
Berdasarkan aliran darahnya, pembuluh darah dibedakan menjadi dua macam, yaitu pembuluh nadi atau pembuluh arteri (pembuluh darah yang mengalirkan darah dari jantung) dan pembuluh balik atau vena (pembuluh darah yang mengalirkan darah menuju jantung.
3.      Peredaran Darah
Sistem peredaran darah pada manusia dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu peredaran darah paru-paru (peredaran darah kecil) dan peredaran darah sistemik (peredaran darah besar).
4.    Peredaran Limfa
Cairan limfa atau cairan getah bening. Cairan limfa mengandung sel darah putih, fibrinogen, dan keping darah yang ketiganya berfungsi dalam proses pembekuan darah dan mencegah infeksi. Cairan limfa masuk ke dalam pembuluh limfa. Berbeda dengan pembuluh darah yang memiliki peredaran darah tertutup, pembuluh limfa memiliki peredaran terbuka. Alasannya, pembuluh limfa merupakan pembuluh kecil yang ujungnya terbuka.
C.    Gangguan pada Sistem Peredaran Darah
1.      Gangguan yang Berhubungan dengan Darah
a.      Anemia
Anemia adalah keadaan tubuh yang kekurangan hemoglobin. Kadar Hb normal adalah 12-16% dari sel darah merah. Jumlah sel darah merah normal 5 juta/mm3. Pada penderita anemia, kadar Hb kurang dari normal.
b.      Leukimia
Leukimia adalah pertumbuhan sel-sel darah putih yang tidak normal. Jaringan yang seharusnya membentuk sel darah merah justru membentuk sel-sel darah putih. Akibatnya, jumlah sel darah putih melebihi normal sedangkan jumlah sel darah merah menurun. Leukimia disebut juga kanker darah. Banyaknya sel darah putih ini, menyebabkan sel darah putih menjadi “ganas”. Sel darah putih ini dapat memakan sel-sel darah merah sehingga penderita dapat mengalami anemia akut.
c.       Thalasemia
Penyakit keturunan dimana tubuh tidak mampu memproduksi hemoglobin dan sel darah merah. Akibatnya penderita mengalami anemia.
d.      AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome)\
Penyakit AIDS disebabkan oleh virus, yaitu HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang menyerang sel darah putih manusia. Pada pengidap penyakit AIDS, sel darah putihnya lebih cepat mati dan tidak berfungsi. Hal tersebut terjadi karena penyakit AIDS merupakan penyakit yang menyerang system kekebalan tubuh sehingga kekebalan tubuh tidak berfungsi. Jika terkena infeksi atau suatu penyakit yang ringan sekalipun, system kekebalan tubuhnya tidak akan bekerja. Akhirnya penderita dapat mengalami kematian.
2.      Gangguan yang Berhubungan dengan Jantung dan Pembuluh Darah
a.      Penyakit Jantung
Gangguan jantung merupakan gangguan kerja jantung dalam memompa darah. Penyebabnya, antara lain kelebihan kolesterol. Kolesterol yang berlebihan akan menyumbat pembuluh nadi sehingga menghambat aliran darah. Penyebab lain adalah kegemukan (obesitas).
b.      Tekanan Darah Rendah
Penderita kelainan ini memiliki tekanan darahnya berada di bawah normal. Pengembalian darah ke jantung berkurang akibat kerja jantung menurun. Gejala yang biasa timbul adalah pusing, lesu, penglihatan berkunang-kunang, dan sering pingsan.
c.       Tekanan Darah Tinggi
Gejala penyakit ini adalah tekanan darah di atas normal. Jantung penderita bekerja lebih keras bahkan dapat memecahkan pembuluh darah. Penyebabnya belum diketahui dengan pasti, namun diduga berhubungan dengan kelebihan kolesterol yang mengakibatkan menyempitnya pembuluh nadi. Penyebab lain adalah factor keturunan, stres, usia, kebiasaan merokok, dan minuman beralkohol.
d.      Varises
Gejala varises berupa pembuluh balik yang melebar atau berkelok-kelok terutama pada kaki. Penyebabnya adalah kaki terlalu berat menahan beban misalnya karena hamil atau terlalu lama berdiri. Varises yang terjadi di daerah anus dinamakan ambeien.





BAB II
ATOM, ION, DAN MOLEKUL
A.  Atom
Keberadaan partikel terkecil yang menyusun materi, diajukan kali pertama oleh dua orang ahli filsafat Yunani, yaitu Leucippus dan Democritus sekitar 450 tahun sebelum Masehi. Kedua orang tersebut menyatakan bahwa semua materi disusun oleh partikel-partikel yang sangat kecil sekali dan tak dapat dibagi-bagi lagi yang disebut atom.
Hingga saat ini manusia belum ada yang mampu melihat partikel terkecil pada zat secara langsung maupun dengan bantuan alat mikroskop sekalipun. Dengan demikian, bentuk atom itu belum pernah ada yang mengetahuinya.
Pada tahun 1808, John Dalton mengajukan pemikiran tentang partikel kecil yang menyusun materi tersebut. Adapun intisari dari pemikiran John Dalton mengenai atom tersebut, yaitu:
a.         Setiap unsur terdiri atas partikel-partikel terkecil yang tak dapat dibagi-bagi lagi, disebut atom.
b.         Semua atom dari unsur yang sama memiliki ukuran dan massa yang sama. Atom-atom dari unsur yang berbeda memiliki massa yang berbeda pula. Dengan demikian, banyaknya macam atom sama dengan banyaknya macam unsur.
c.         Atom-atom tidak dapat dirusak. Atom-atom tidak dapat dimusnahkan atau diciptakan melalui reaksi kimia.
d.         Melalui reaksi kimia, atom-atom dari pereaksi akan memiliki susunan yang baru dan akan saling terikat satu sama lain dengan rasio atau perbandingan bilangan tertentu.
B.    Molekul
Gabungan dua atom atau lebih yang berasal dari unsur yang sama atau berbeda disebut molekul. Jika atomnya berasal dari unsur yang sama maka molekul tersebut disebut molekul unsur. Jika suatu molekul tersusun atas dua atau lebih atom dari unsur yang berbeda maka disebut molekul senyawa. Unsur-unsur golongan gas mulia (VIIIA) tersusun atas partikel terkecil kelompok atom. Adapun unsur-unsur golongan halogen (VIIA) tersusun atas molekul unsur.
Bahwa molekul gas oksigen tersusun atas dua atom unsur yang sama, yaitu atom oksigen sehingga molekul oksigen  termasuk molekul unsur (rumus O2), sedangkan molekul-molekul gas karbon dioksida termasuk molekul senyawa karena tersusun atas atom-atom dari unsur yang berbeda, yaitu satu atom karbon dan dua atom oksigen (rumus CO2). Contoh lain dari molekul unsur adalah molekul yang dibentuk oleh atom unsur hydrogen. Dua atom unsur hydrogen membentuk molekul unsur diatomic (disusun oleh dua atom) dengan rumus kimia H2. Selain unsur-unsur golongan halogen, unsur oksigen, dan unsur hydrogen, unsur nitrogen juga tersusun atas molekul diatomic dengan rumus molekul N2.
Selain mampu membentuk molekul diatomic, beberapa unsur bukan logam juga mampu membentuk molekul poliatomik (molekul unsur yang tersusun atas tiga buah atau lebih atom). Misalnya, ozon (O3) merupakan molekul yang tersusun atas tiga buah atom unsur oksigen. Adapun belerang mampu membentuk molekul unsur yang tersusun atas 8 atom belerang (S8).
Contoh zat yang partikel terkecilnya merupakan molekul senyawa adalah air. Air yang bisa kita minum mengandung partikel-partikel terkecil yang disebut molekul air. Molekul air ini tersusun atas dua atom unsur hydrogen dan satu atom unsur oksigen (H2O).
C.    Ion
Pada pertengahan abaad ke-19, banyak hasil penelitian yang menunjukan bahwa banyak zat tidak disusun oleh atom melainkan oleh partikel-partikel bermuatan yang disebut ion. Ukuran partikel ini adalah sekitar ukuran atom dan molekul. Contoh: orang sudah mengenal bahwa lelehan garan dan larutan garam dalam air dapat menghantarkan listrik. Dalam peristiwa tersebut, muatan listrik mengalir dengan cara yang berbeda dibandingkan dalam logam. Dalam logam, muatan listrik dibawa oleh electron. Sebaliknya, dalam lelehan garam atau larutan garam dalam air, muatan listrik dibawa oleh ion-ion (ion positif dan negatif).
Muatan electron merupakan jumlah muatan  terkecil yang disebut sebagai muatan dasar (e). Muatan ion adalah satu kali atau beberapa kali muatan dasar tersebut. Karena itu, muatan ion hanya dituliskan dengan angka satu atau kelipatan dari muatan tersebut. Logam-logam membentuk ion-ion bermuatan positif (kation). Ion-ion unsur bukan logam sebagian besar membentuk ion bermuatan negatif (anion).

Zat-zat yang tersusun atas ion memiliki muatan listrik netral. Hal ini disebabkan oleh jumlah jumlah muatan positif dan negatif yang sama.






 Disini kalian bisa menambahkan Penutup atau yang lain.

Semoga dapat bermanfaat.
Belajar lebih giat lagi ya... Untuk INDONESIA yang lebih maju..!!